Tanpa kita sadari, dalam kehidupan kita sehari-hari kita
memanfaatkan ilmu yang dinamakan Sistem Informasi. Apa yang dimaksud dengan
Sistem Informasi? Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas
orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.
Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan
merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi.
Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada
penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga
untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung
proses bisnis. Jadi, sadar maupun tidak, Sistem Informasi sangat mempermudah
kehidupan kita dalam mengintegrasi segala kebutuhan dalam memperoleh informasi.
Sistem Informasi sebenarnya sangat berperan dalam berbagai
bidang di kehidupan bermasyarakat kita. Dalam artikel ini, saya akan membahas
peran Sistem Informasi dalam tiga bidang. Politik, sosial dan budaya.
Bidang Politik
Sistem Informasi sangat bermanfaat dalam mewujudkan
pemerintahan yang lebih maju khususnya Indonesia. Aspek-aspek dalam
pemerintahan yang dipengaruhi Sistem Informasi antara lain:
·
Pelayanan
yang lebih baik kepada masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7
hari seminggu.
Dulu, kita begitu sulit mencari informasi
karena keterbatasan penggunaan internet yang belum secanggih sekarang. Namun
karena sekarang kita dimudahkan dengan adanya internet dan juga pemerintahan
yang kini terintegrasi online, kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi
yang kita cari tanpa perlu datang ke kantor secara langsung.
·
Peningkatan
hubungan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat umum serta keterbukaan
(transparansi).
Di DKI Jakarta kini rincian APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) diupload online serta anggaran proyek beserta rincian bahan material untuk proyek sehingga hal ini menimbulkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Di DKI Jakarta kini rincian APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) diupload online serta anggaran proyek beserta rincian bahan material untuk proyek sehingga hal ini menimbulkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
·
Pemberdayaan
masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.
Dengan mudahnya kita memperoleh informasi sekarang, kita bisa dengan mudah pula mendapatkan informasi soal lowongan pekerjaan dan pekerjaan sukarela sehingga sumber daya manusia bisa lebih diberdayakan.
Dengan mudahnya kita memperoleh informasi sekarang, kita bisa dengan mudah pula mendapatkan informasi soal lowongan pekerjaan dan pekerjaan sukarela sehingga sumber daya manusia bisa lebih diberdayakan.
·
Dengan
informasi yang memadai, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan
pilihannya.
Misalnya, data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang tepat untuk anak mereka.
Misalnya, data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang tepat untuk anak mereka.
·
Pelaksanaan
pemerintahan yang lebih efisien.
Koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk Indonesia, daerah ini sangat besar, hal ini sangat membantu. Pembekalan, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat melakukannya tanpa semua harus berada di lokasi fisik yang sama.
Koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk Indonesia, daerah ini sangat besar, hal ini sangat membantu. Pembekalan, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat melakukannya tanpa semua harus berada di lokasi fisik yang sama.
·
Permintaan
publik untuk pemerintahan yang baik telah mendesak untuk dilaksanakan oleh
aparatur pemerintah.
Salah satu solusi yang diperlukan adalah integrasi sistem administrasi pemerintahan melalui jaringan sistem informasi on-line antar instansi pemerintah di pusat dan daerah akses ke semua data dan teknologi informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Salah satu contoh yang sudah direalisasikan adalah E-KTP yang mengintegrasi Indonesia yang begitu besar wilayahnya sehingga memudahkan masyarakat.
Salah satu solusi yang diperlukan adalah integrasi sistem administrasi pemerintahan melalui jaringan sistem informasi on-line antar instansi pemerintah di pusat dan daerah akses ke semua data dan teknologi informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Salah satu contoh yang sudah direalisasikan adalah E-KTP yang mengintegrasi Indonesia yang begitu besar wilayahnya sehingga memudahkan masyarakat.
·
Hilangnya
birokrasi yang telah sebagai oleh penghalang bagi orang-orang dalam berhubungan
dengan pemerintah sehingga pelaksanaan pemerintah agar lebih efektif dan
efisien.
Dulu masyarakat sulit untuk berinteraksi dengan pemerintah karena birokrasi yang cenderung berbelit-belit sehingga menyulitkan masyarakat. Dengan adanya Sistem Informasi, birokrasi yang ada dan kurang perlu dipangkas sehingga memudahkan masyarakat.
Dulu masyarakat sulit untuk berinteraksi dengan pemerintah karena birokrasi yang cenderung berbelit-belit sehingga menyulitkan masyarakat. Dengan adanya Sistem Informasi, birokrasi yang ada dan kurang perlu dipangkas sehingga memudahkan masyarakat.
Namun dari berbagai keuntungan yang didapatkan dari
terintegrasinya pemerintahan secara online, ada beberapa kerugian yang dibawa
pula. Salah satu contohnya adalah lebih akses umum gratis ke situs akan membuka
peluang bagi kejahatan cyber yang dapat merusak sistem ICT dalam e-government.
Sebagai contoh, kasus pembobolan situs Komisi ketika penyelenggaraan Pemilu
oleh seorang cracker. Pembobolan situs KPU ini tidak dilatarbelakangi sesuatu
yang besar karena memang setiap tahunnya situs KPU selalu berusaha dibobol oleh
cracker-cracker “iseng”. Hal ini cukup mengherankan karena teknik yang dipakai
untuk membobol situs KPU ini bukanlah teknik yang sulit atau baru alias lawas. Situs berharga ratusan milyar
dapat dibobol oleh teknik sederhana. Hal ini dapat diantisipasi untuk
kedepannya dengan meningkatkan sekuritas situs-situs pemerintahan apalagi situs
sepenting KPU yang memang seharusnya sudah canggih mengingat betapa penting dan
mahalnya situs ini.
Bidang Sosial
Meningkatnya penggunaan komputer menjadi perhatian yang
semakin besar, terutama pengaruhnya terhadap etika dan sosial di masyarakat
pengguna. Di satu sisi, perkembangan teknologi komputer sebagai sarana
informasi memberikan banyak keuntungan. Salah satu manfaatnya adalah bahwa
informasi dapat dengan segera diperoleh dan pengambilan keputusan dapat dengan
cepat dilakukan secara lebih akurat, tepat dan berkualitas.
Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi informasi,
khususnya komputer menimbulkan masalah baru. Secara umum, perkembangan
teknologi informasi ini mengganggu hak privasi individu. Bahwa banyak sekarang
penggunaan komputer sudah di luar etika penggunaannya, misalnya: dengan
pemanfaatan teknologi komputer, dengan mudah seseorang dapat mengakses data dan
informasi dengan cara yang tidak sah. Belum lagi ada sebagian orang yang
memanfaatkan komputer dan internet untuk mengganggu orang lain dengan tujuan
sekedar untuk kesenangan serta hobinya. Adapula yang memanfaatkan teknologi
komputer ini untuk melakukan tindakan kriminal. Bukan suatu hal yang baru bila
kita mendengar bahwa dengan kemajuan teknologi ini, maka semakin meningkat
kejahatan dengan memanfaatkan teknologi informasi ini.
Lalu apa pengaruh pembobolan situs KPU di bidang social masyarakat Indonesia? Gagalnya pemerintah menjaga keamanan situs Negara yang begitu penting dapat mengakibatkan turunnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Bayangkan, situs seharga ratusan milyar untuk kepentingan Pemilu dapat dibobol hanya dengan teknik hack lawas? Lalu bagaimana dengan data-data penting masyarakat? Lalu kalau pemerintah tidak dapat dipercayakan hal yang begitu pentingnya, masyarakat harus percaya siapa lagi? Untuk itu penting sekali bagi Negara untuk segera meningkatkan tingkat keamanan situs-situsnya, hanya itu satu-satunya cara untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Lalu apa pengaruh pembobolan situs KPU di bidang social masyarakat Indonesia? Gagalnya pemerintah menjaga keamanan situs Negara yang begitu penting dapat mengakibatkan turunnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Bayangkan, situs seharga ratusan milyar untuk kepentingan Pemilu dapat dibobol hanya dengan teknik hack lawas? Lalu bagaimana dengan data-data penting masyarakat? Lalu kalau pemerintah tidak dapat dipercayakan hal yang begitu pentingnya, masyarakat harus percaya siapa lagi? Untuk itu penting sekali bagi Negara untuk segera meningkatkan tingkat keamanan situs-situsnya, hanya itu satu-satunya cara untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Bidang Budaya
Di bidang budaya, mungkin pengaruh yang ditimbulkan dari berhasil dibobolnya situs KPU seharga ratusan milyar tidak begitu terasa. Namun, stigma yang terlanjur berakar di masyarakat bahwa birokrasi di pemerintahan itu ribet, berbelit-belit dan belum dapat diandalkan akan semakin kuat. Bukti konkretnya, pemerintah gagal menjaga situsnya sendiri. Bayangkan apabila nama partai di situs KPU ditukar-tukar. PDI-P menjadi Golkar. Golkar menjadi Demokrat. Bayangkan kekacauan yang akan ditimbulkan. Budaya "Pemerintah kok dipercaya" akan semakin lumrah terdengar di tengah-tengah masyarakat. Padahal pemerintah adalah wakil rakyat yang seharusnya menyuarakan aspirasi rakyat dan tugasnya melayani kepentingan publik. Pemerintah harusnya selalu bisa diandalkan dan dipercaya rakyatnya sendiri. Lalu apa yang bisa terjadi apabila pola piker ini sudah terlanjur berakar di masyarakat? Perlahan tapi pasti, apabila pemerintah meningkatkan kinerjanya dan menunjukkan perubahan yang signifikan, maka rasa percaya masyarakat kepada pemerintah akan kembali dengan sendirinya. Rakyat melihat bahwa kini pemerintah dapat diandalkan dan dapat membandingkan sendiri kinerja pemerintah dulu dan sekarang.
Dari tiga bidang diatas, kita dapat melihat bahwa masalah-masalah yang ditimbulkan Sistem Informasi kebanyakan ditimbulkan oleh penggunanya sendiri. Sebagai pengguna internet yang memanfaatkan Sistem Informasi, ada baiknya kita tetap cerdas menggunakan fasilitas yang tersedia dan selalu menggunakan etika dalam dunia internet.

Komentar
Posting Komentar